Tetangga Pak Gesang x Kuntari

HUMMING CREDIT

All the humming inspired us in making this composition. Especially humming from Wanggi Hoed, Ginadira, and Zaenal Abidin “Cenhung.”

Manusia Robot (Robot Man)

Since the interest in the domestic sphere theme, Tetangga Pak Gesang chose hums that show any traits of household and home activities. Then the duo composed a series of words in Bahasa Indonesia such as a pillow, work, meet, chew, screens, etc. It refers to the blurry temporal and spatial boundaries between creative workers’ work and recreational time. In collaboration with KUNTARI, the song’s series of words are repeatedly sung as the primary foundation and gradually transformed into semi-gibberish, robotic, and video game-like sounds. It shows a funny idea of creative workers’ captivity on gadget screens as they further mediate their work and recreational times during the pandemic.

TETANGGA PAK GESANG

Formed in early 2013 in Kineruku, Bandung, Indonesia. Tetangga Pak Gesang is a music group with a duo format, Arum Dayu (vocals & ukulele) and Meicy Sitorus (vocals & kazoo). Vocal harmonization is the signature and character of their music. They also work as visual artists, participating in various national and international residencies and exhibitions.

Instagram @musiktetangga

KUNTARI

Dedicated himself to Classical Music for over 10 years; he started his career as a Jazz Artist, which leads him to a wide range of evolving music exploration and his commitment to creativity. He has 10 albums and performances in Jazz, World Music, Neo-Classical, Electronic, and Experimental Music.

https://kuntari.bandcamp.com/

Manusia Robot

Karena tertarik pada tema lingkup domestik, Tetangga Pak Gesang memilih senandung yang menunjukkan ciri-ciri aktivitas tersebut. Kemudian duo ini menyusun rangkaian kata dalam Bahasa Indonesia seperti bantal, kerja, temu, kunyah, layar, dll. Ini mengacu pada batas temporal dan spasial yang kabur antara pekerjaan dan waktu rekreasi pekerja kreatif. Bekerja sama dengan KUNTARI, rangkaian kata-kata dalam lagu tersebut berulang kali dinyanyikan sebagai fondasi utama dan secara bertahap diubah menjadi suara semi-meracau, robotik, dan bebunyian video game. Ini menunjukkan ide menarik tentang pekerja kreatif yang terpenjara di layar gawai saat mereka memediasi pekerjaan serta waktu rekreasi selama pandemi.

TETANGGA PAK GESANG

Dibentuk pada awal 2013 di Kineruku, Bandung, Indonesia. Tetangga Pak Gesang adalah grup musik dengan format duo yaitu Arum Dayu (vokal & ukulele) dan Meicy Sitorus (vokal & kazoo).

Selain bermusik, mereka juga aktif sebagai seniman secara individu atau sebagai grup mengikuti berbagai residensi dan pameran baik nasional maupun internasional.

Instagram @musiktetangga

KUNTARI

Mendedikasikan dirinya untuk musik klasik selama lebih dari 10 tahun; ia memulai karirnya sebagai musisi jazz, hal ini membawanya ke berbagai eksplorasi musik yang beragam dan komitmennya terhadap kreativitas. Dia memiliki 10 album bernuansa Jazz, World Music, Neo-Klasik, Elektronik, dan Musik Eksperimental.


https://kuntari.bandcamp.com/