Chrisna Fernand

Pria / 28 tahun / Indonesia / Pekerja Seni & Kreatif (artist, illustrator, designer, curator, galerist, etc)

“The Bomb” begitu saya akan memanggil karya ini. karena saat membuat karya ini saya baru saja menyelesaikan salah satu film series berjudul Greatest Events of WWII in Colour. Menonton film adalah sebuah rutinitas ketika saya sedang jenuh berkarya dalam kungkungan isolasi dan pembatasan sosial karena pandemi. Belakangan ini saya jadi sering menggumam dan kadang menjadi agak spiritualis dan tampak sering berdoa, mengingat beberapa kerabat dan teman dekat banyak yang meninggal karena pandemi. Saya sering menduga pandemi ini sama halnya ketika Dresden, kota kesenian di Jerman itu dibombardir tentara sekutu dan menjadi lautan api, ribuan orang meninggal, terror ada di mana-mana bahkan di kota yang tak seharusnya perang ada disana. Saya juga sering menduga bahwa bencana virus ini adalah wujud perang dunia ke tiga tanpa sejata api dan bom-bom itu, tapi senjata biologis dan perang dagang.