Biru Abw

Perempuan / 24 tahun / Indonesia / Pekerja Lepas

Mencuci baju sudah menjadi rutinitas saya di rumah jauh sebelum pandemi ini muncul. Sebagai pekerja lepas, pandemi memberi dampak yg besar bagi saya. Melamar pekerjaan tetap pun masih belum ada yang nyangkut di saya. Saya harus memutar otak memikirkan cara lain untuk menyambung hidup tanpa menggantungkan hidup pada orang tua. Salah satu saat terbaik untuk saya memutar otak adalah ketika mencuci. Rasanya seperti waktu berjalan begitu cepat hingga saya harus berpikir dengan cepat. Meskipun lamaran saya selalu ditolak, tapi rezeki selalu ada entah darimana. Seperti pepatah “kalo ga bangun pagi nanti rejeki dipatok ayam”, mencuci selalu menjadi motivasi saya untuk bangun pagi, karena jika matahari sudah di atas cucian saya tidak akan kering dalam waktu sehari.