Kireina Windiah

Female / 33 / Indonesia / Tarot reader, housewife, etc

Perempuan / 33 tahun / Indonesia / Tarot reader yang ibu rumah tangga dan lain-lain

Because the hum must be original, I immediately thought of the song I used to make in high school.

As the saying goes, Kill Two Birds With One Stone, the day after receiving the invitation I had to alter my son’s traditional uniform who had just entered Kindergarten-B. Since I like the sound of the sewing machine (although it doesn’t match the notes), I try to hum with its rhythm.

Oops, it doesn’t sound well, right? Maybe because it’s hard to do two things at the same time.

The tone I hum was quite cheerful, describing my mental state in high school, raw and pure.

Cita, cinta, harapan dan ku terbawa dalam kisah yang lama, Tentang Aku – Jingga.

(I hope, love, hope and I are carried away in an old story; lyrics of the song ‘About Me’ by Jingga.)

Nowadays — ideals, love, and hope are still pure, and I’m not raw anymore.

Karena senandungnya harus original, saya langsung kepikiran lagu senandung yang dulu saya buat sewaktu jaman SMA dulu pakai piano. Sambil berenang minum air,, sehari setelah dapat undangannya saya harus ngecilin baju adat seragam anak saya yang baru masuk TK-B. Karena saya suka suara mesin jahit yang sebenarnya ga nyambung dengan nadanya.. sekalian saja saya senandungkan.. Eh, kok rasanya saya ga menjiwai nadanya? mungkin susah mengoperasikan mesin jahit karena taak biasa.

Nada yang saya senandungkan cukup ceria, menjabarkan kondisi mentalku sewaktu SMA dulu.. Emosinya mentah dan murni.

“Cita, cinta, harapan dan ku terbawa dalam kisah yang lama,” lirik lagu ‘Tentang Aku’ oleh Jingga. Kini — cita, cinta, dan harapan masih murni, dan aku tak mentah lagi.