Gandung Guntur Wijayanto

Male / 27 / Indonesia / Private employee

Pria / 27 tahun / Indonesia / Karyawan Swasta

Lost

The discourse is to represent a sense of loss or a void that needs to be filled. It means celebrating the sense of loss, comforting yourself, and reflecting on the past and present.

Lately, we are familiar with losses are. This pandemic is taking away a lot of things. Starting from the loss of the closest person, livelihood, enthusiasm, time, and others. There are new habits that replace old ones. Small examples such as the habit of going through the 9 to 5 routine, getting up early, going to the office, passing by others while queuing for gas, buying cookies for breakfast in front of a Pasar Sederhana, meeting office friends, team discussion, having lunch together, and so on. Today, everything is replaced by spending more time in the room. Get out of bed and go straight to the laptop, face to face interactions only through the screen, eat lunch alone, I don’t meet many people on the street, no interesting interactions, no stories.

It’s all a contrast. Previously the complaints arose because of the 9-5 work routine, now we complaints about boredom and space limitation.
This new habit works as a reminder to me of what belonging means. 

A sense of loss will arise if we ever possess something. If we don’t want to lose something, it is better not to own anything. All these thoughts swirled in my head. Humming might be a way to learn how to compromise with ourselves, dealing with our losses, and filling the void.

Humming is my way of getting comfortable with these new habits. This hum accompanies my activities as a graphic designer, encouraging me when I have deadlines because playing songs is not enough. This humming often unconsciously appears when browsing for inspiration.

Hilang

Wacananya adalah merepresentasikan rasa kehilangan atau merasakan suatu hal yang kurang, yang kemudian diisi untuk mengisi perasaan yang kosong tersebut. Mengisi dalam hal ini saya mengartikan, merayakan kehilangan, menghibur diri, dan sekaligus merefleksikan dengan waktu-waktu masa lalu, kemarin dan kini.

Pada akhir-akhir ini saya, atau bahkan kawan-kawan semua diluar sana akrab sekali dengan ?kehilangan?. Pandemi ini cukup menghilangankan banyak hal, mulai dari kehilangan orang terdekat, kehilangan mata pencaharian, kehilangan semangat, kehilangan waktu, dan kehilangan-kehilangan lainnya. Ada kebiasaan-kebisaan baru yang menggantikan kebiasaan-kebiasaan lama, dan kemudian menjadi kebiasaan baru. Contoh kecilnya seperti kebiasaan menjalani rutinitas 9-5, bangun pagi, berangkat menuju kantor, berpapasan dengan yang lainnya saat mengantri bensin, membeli cakue untuk sarapan di depan pasar sederhana, bertemu teman kantor, berdiskusi dengan tim, makan siang bersama, dan hal lainnya. Hari ini, semua tergantikan dengan banyaknya menghabiskan hari di ruang kamar, beranjak dari kasur langsung menghadap laptop, bertatap muka hanya lewat layar kamera, makan siang sendiri, tak banyak berjumpa orang diperjalanan, tidak ada interaksi yang menarik, tidak ada cerita.

Ini semua terasa kontras, yang sebelumnya keluh itu keluar karena rutinitas 9-5 kini berganti menjadi keluh yang keluar dari kebosanan yang mengharuskan kita berjarak. Kebiasaan baru ini seperti menceramahi diri saya tentang arti memiliki, kehilangan itu terasa jika kita pernah merasa memiliki, jika tidak ingin merasakan kehilangan lebih baik tidak perlu merasa memiliki. Semua itu bertebaran dalam kepala, humming ini mungkin adalah salah satu cara untuk kita belajar berkompromi dengan diri sendiri atas rasa yang hilang, dan mengisi rasa yang kurang itu.

Saya berusaha membuat nyaman kebiasaan-kebiasaan itu, dengan bersenandung lirih. Menemani aktifitas saya dalam bekerja sebagai seorang desainer grafis, menyemangati diri untuk berusaha tetap terjaga dan fokus dikala deadline, yang terkadang memutar lagupun sudah dinilai membosankan. Humming itu terkadang secara tidak sadar reflek keluar saat saya sedang mencari sumber data atau pemantik untuk sebuah ide visual, sambil berselancar di layar mesin pencari.