Artwork by Dian Suci Rahmawati; Some roads are detours, some others are dead ends; watercolor on paper, digital collage; 559×5040 px (400 dpi), 2021

The robot’s idea is expanded further by Dian Suci Rahmawati, underlining the accustomed relation between robots and superheroes. The idea of superheroes is represented through the depiction of the Ultraman character in her painstakingly realistic painting. The depiction of one of the most prominent tokusatsu superheroes, showing the idea of the tireless dedication of creative workers towards their job, which sometimes is questionable. To be exhausted, sigh, and take a rest are very normal and valid.

Karya oleh Dian Suci Rahmawati; Beberapa Jalan Memang Memutar, Beberapa Jalan Memang Buntu; cat air di atas kertas, kolase digital; 7559×5040 px (400 dpi); 2021

Ide robot ini dikembangkan lebih lanjut oleh Dian Suci Rahmawati, yang menggarisbawahi hubungan yang sudah biasa antara robot dan superhero. Ide superhero direpresentasikan melalui penggambaran karakter Ultraman dalam lukisannya yang sangat realistis. Penggambaran salah satu pahlawan super tokusatsu yang paling menonjol, menunjukkan ide dedikasi pekerja kreatif yang tak kenal lelah terhadap pekerjaan mereka, yang terkadang dipertanyakan. Lelah, menghela nafas, dan beristirahat adalah hal yang sangat wajar dan sah.

Dian Suci Rahmawati

Dian Suci Rahmawati uses the domestic realm in her work as a starting point for domesticating women’s politics, authoritarianism, fascism, patriarchy, and capitalism discussion. Dian often displays her work with an awareness of space, depicts body experiences, and plays the composition of objects as metaphors of what she wants to convey. Dian uses a variety of media for her works, including installations, paintings, and videos.

Dian Suci Rahmawati, seorang seniman yang menggunakan ranah domestik dalam karyanya sebagai titik awal untuk membahas hal-hal yang lebih luas, seperti domestikasi politik perempuan, otoritarianisme, fasisme, patriarki, dan kapitalisme. Masalah-masalah ini masih ada dan menjadi perhatiannya. Dian sering menampilkan karyanya dengan kesadaran akan ruang, menggambarkan pengalaman tubuh, dan memainkan komposisi objek sebagai metafora dari apa yang ingin dia sampaikan. Dian menggunakan berbagai media untuk karyanya, termasuk instalasi, lukisan, dan video.